REVIEW FILM “INSIDE OUT” (2015)
Bagi anda yang menyukai film, pasti tidak asing dong dengan judul film yang satu ini? Ya, film inside out adalah sebuah film animasi 3D Amerika Serikat tahun 2015 yang disutradarai oleh Pete Docter dan diproduseri oleh Jonas Rivera. Namun kali ini kita tidak akan membahas film tersebut melainkan hubungan film tersebut dengan intrapersonal skill. Lalu, apa sih intrapersonal skill itu?.intrapersonal sendiri adalah keterampilan dalam mengatur diri sendiri. Intrapersonal skill erat kaitannya dengan soft skill dan interpersonal skill. Di dalam film inside out sendiri digambarkan dalam diri riley Anderson, seorang gadis dari Minnesota, terdapat 5 gambaran emosi yaitu joy, sadness, fear, anger, dan disgust. Dan dari kelima emosi tersebut memiliki tugas untuk mengatur dan menentukan bagaimana riley merespon sesuatu. Contohnya saat riley mencetak gol pertamanya saat bermain hoki maka joy yang bertugas mengatur kebahagiaan riley akan mengambil alih kendali. Atau saat riley tau bahwa klub kesayangannya kalah, maka saat itu juga sadness yang mengambil alih kendali emosi sedih riley. Seiring berjalannya watu didalam riley terbentuklah 5 pulau kepribadian yang diwakili oleh 5 emosi inti riley. Kelima pulau tersebut adalah pulau kekonyolan, pulau hoki, pulau persahabatan, pulau kejujuran, dan pulau kekeluargaan. Dalam perjalanan kehidupan riley, dia harus meghadapi banyak momen dalam kehidupan dan bagaimana dia merespon momen yang tercipta tersebut dibantu oleh kelima emosi yang ada di dalam dirinya. Seandainya riley tidak memiliki intrapersonal skill yang cukup maka dia akan kesulitan untuk menjalani kehidupannya sehari hari dengan normal. Intrapersonal sendiri terdiri dari kemampuan memotivasi, kemampuan memimpin, kemampuan negosiasi, kemampuan presentasi, kemampuan komunikasi, kemampuan membuat relasi, dan kemampuan berbicara di muka umum. Hal ini dibuktikan Ketika riley kehilangan joy dan sadness. Dia kesuliatan berbicara di depan kelas barunya, kesulitan mendapat teman baru, sulit mengontrol emosinya Ketika Bersama ayah dan ibunya, dan bahkan mengambil keputusan untuk kabur Kembali ke kampung halamannya seorang diri. Itu semua terjadi karena didalam diri riley kehilangan keseimbangan emosi yang mengakibatkan riley kesulitan dalam membaca keadaan. Hal ini sejalan dengan contoh contoh pernerapan intrapersonal skill dalam kehidupan sehari hari seperti kemampuan berhubungan atau berinteraksi dengan orang lain, bekerja sama dengan kelompok lain, dan lain lain. Namun diakhir film tersebut akhirnya joy dan sadness dapat Kembali ke markas atau pusat kendali diri riley dan joy pun sadar akan peran sadness yang juga sangat berarti dalam perkembangan diri riley dalam menghadapi berbagai keadaan bahwa tidak semua masalah dapat selesai dengan kebahagiaan. Dengan perkembangan emosi emosi yang terjadi didalam diri riley membuat perkembangan psikologis riley semakin membaik dengan menghasilkan inti memori baru yang mewakilkan 2 warna emosi dan membuat pulau kepribadian baru dalam diri riley. Akhir kata, film inside out ini mengajarkan kita untuk memahami, mengontrol, dan mengembangkan emosi emosi yang ada dalam diri kita. Lewat intrapersonal skill pun kita juga harus dapat mengontrol dan mengembangkan diri agar esok kelak kita dapat menjadi pribadi yang dapat bermanfaat bagi diri sendiri dan sekitar. Sekian dan terimakasih.
Sumber :
1. https://id.wikipedia.org/wiki/Inside_Out_(film)
2. http://journals.ums.ac.id/index.php/ishraqi/article/view/2926/2300
_poster.jpg)
Komentar
Posting Komentar